Disini hanya saya akan utarakan menurut pandangan saya tentang jodoh dalam rangka menuju pernikahan.
Jodoh merupakan salah satu dari sekian rahasia ALLOH SWT kepada makhluk-Nya di samping rejeki dan kematian.
Sering ada yang Tanya apa sih jodoh itu?
Banyak definisi tentang jodoh. Saya hanya akan menjelaskan definisi jodoh dengan pendapat pribadi saya, jadi Mungkin akan banyak unsur subyek dan ‘ngawur’ dalam definisi saya.
Jodoh, menurut saya, adalah pasangan (yg diikat dengan tali pernikahan dengan ijad qobul,), serta bersedia menemani sisa hidup kita, dalam suasana duka dan suka,saling membantu,saling membahagiakan,yang tidak hanya dalam urusan dunia namun juga urusan beribadah yang orientasinya menuju akhirat (terutama di surga).
Pertanyaan yg akan timbul, jika ada orang yg hingga meninggal, dia tidak menikah, berarti dia tidak punya jodoh?
Untuk hal ini, saya teringat dengan ucapan salah seorang guru saya. Beliau mengatakan bahwa ALLOH SWT menciptakan (ada) orang2 yg tidak diberi jodoh di alam dunia. Bagi mereka telah disiapkan jodoh di akhirat
Saya ‘cut’ dulu untuk urusan jodoh di akhirat ini,Kini saya hendak fokus dulu pada jodoh di dunia.
Untuk menikah, tentulah mesti ada pasangannya. Nah, pasangan ini yg seringkali dianggap sebagai jodoh (termasuk pada definisi yg saya uraikan di atas).
Menemukan jodoh, sulit-sulit gampang.banyak yg menyebutkan, jodoh itu adalah orang yg kita rindukan setiap saat walau hanya bertemu sesaat.
juga yg menyebutkan, jodoh itu adalah orang yg membuat kita ingin menghabiskan sisa waktu hidup kita bersamanya. Bahkan ada yg menyebutkan, jodoh itu adalah orang yg sudah kita nikahi. Dan seterusnya, dan seterusnya.
Khusus untuk pernyataan terakhir ini, mesti lebih berhati-hati. Jika kasusnya poligami, MUNGKIN saja itu jodohnya. Tapi jika kasusnya kawin cerai, nah…itu mesti lebih dicermati sebelum mengatakan bahwa pasangan nikahnya adalah jodohnya.
Banyak cara ALLOH SWT untuk mempertemukan seseorang dengan jodohnya. yg di sekolah atau kampus kuliah (mungkin banyak yg mengalami hal ini). yg bertemu di tempat kerja, bioskop, diskotik, masjid, atau bahkan gara-gara sms,atau jaringan sosial internet spt facebook,ym twiter(hehehe ada yang ngrasa) atau malah tabrakan atau bersenggolan.
Saya tidak akan membahas cara2 bertemu jodoh, karena itu merupakan rahasia ALLOH,
Bagi laki2, kriteria jodoh (perempuan) yg hendak dia nikahi, ‘relatif mudah’ karena ada panduan dari Rasululloh SAW, dalam haditsnya yg terkenal. Rasululloh SAW menjelaskan ada 4 kriteria perempuan yg ‘boleh’ dinikahi oleh seorang laki2, yakni kecantikan, kekayaan, kehormatan (kedudukan), dan agama. Tapi nikahilah perempuan yg paling baik agamanya, karena lelaki itu akan beruntung. Hadits lengkapnya sebagai berikut:Seorang wanita dinikahi karena empat hal : karena hartanya, kecantikannya, keturunannya, dan karena agamanya. Maka pilihlah yang memiliki agama, niscaya beruntung kedua tanganmu(HR. Ahmad)
Bagi perempuan, dia juga berhak memilih lelaki yg hendak menikahinya. Meski tidak ada panduan ‘resmi’ dari Rasululloh SAW bagi perempuan, untuk kriteria calon suaminya, saya menggunakan panduan yg sama. Yakni, terimalah nikah seorang lelaki karena si lelaki taat beragama.
Lalu, kapan dong dapet jodoh?
Tidak ada pola ataupun cara yg ‘pasti’ untuk menemukan jodoh. Banyak cara yg dialami seseorang untuk menemukan jodohnya, terserah bagaimana ALLOH SWT berkehendak, seperti yg saya tulis di atas.
Namun, karena jodoh adalah sesuatu yg berharga, hendaknya dia (dicari dan) ditemukan dengan cara dan di tempat yg baik. Menggunakan ilmu pelet, mencari jodoh di tempat dugem, atau barangkali di tempat pelacuran, jelas bukan cara mencari jodoh yg ‘dianjurkan’. Karena dg cara (dan tempat) yg ‘tidak benar’, sulitlah kiranya kita bisa menemukan hal yg baik dan benar juga.
Beberapa teman menceritakan pengalamannya. Mereka menemukan jodohnya di tempat pengajian, di kampus, di tempat kerja. Intinya tempat2 yg ‘baik’ dan jauh dari hal2 yg (secara agama) dinilai tidak baik.
Lalu, kapan dong,kita akan bertemu dg jodoh kita?
Nah, yg jelas kita mesti berusaha. Memperluas pergaulan, mencari informasi ini itu, merupakan salah satu ikhtiar kita.Dan tawakal kepada Alooh lah yang terpenting, Jika kita sudah bertemu dg seseorang yg membuat hati kita (istilahnya) ‘deg2 ser’, BISA JADI itu adalah tanda bahwa kita sudah bertemu dg jodoh kita.
Jangan lupa ber Istikhoroh,ntah diri kita yang melakukannya atau yang lebih tau (kiai atau sesepuh atau orang tua), Dan juga pertimbang
dengan keluarga,Karena Doa restu mereka yang kita harapkan..
Hehehe,,.Mungkin ini hanya catatan yang terlintas di pikiran saya saja,maka jika gak OK,yah tentunya masih amatiran,yah….daripada bengong,mkir ngalntur mikir nikah yang belum kesampean juga,,minimal saya bisa ber intropeksi diri agar bisa menemukan jodoh yang Sholikhah,entah kapan dan bagaimana,,
