Minggu, 11 Juli 2010

Gareng Sayang, Gareng Malang


Oleh: Ki Slamet Gundono

RUMAH itu terletak seratus meter agak menjorok ke dalam gang sempit. Catnya kusam, beberapa dindingnya tampak cuwil-cuwil. Baunya, alih-alih parfum ruangan yang wangi, lebih mirip gombal basah yang beberapa hari ndak kering.

Nafas berat terdengar dari dalam rumah. Cenil Mince, tampak tergolek di kursi malas rotan yang mulai rantas. Dia mentelengi tivi butut hitam-putih yang gambarnya kerap kabur dirubung semut. Dalam hati, Cenil Mince meratap pedih, Andai hidupku berubah, ndadakan kaya bergelimang harta. Hidup serba ada seperti cerita-cerita sinetron itu,..tapi,..ah..

Tiba-tiba, sebuah suara cempreng membuyarkan lamunan Cenil Mince. ''Bune, mimpimu bakal terwujud. Aku dapat kerja! Sak miliar sebulan! Bune mo beli mobil apa?'' seru Gareng. Cenil Mince tak memedulikan pekerjaan apa yang bakal dilakoni suaminya. ''Beneran nih Dad? Harley dong, laptop juga, makan-makan, nih,'' celetuk Al Khaereng, anak Gareng, dari kamar yang lembab.

Status sosial dan pergaulan Gareng pun berubah drastis. Orang Kaya Baru (OKB) alias kere mungah bale. Semua yang dulu hanya bisa diimpikan sambil ngiler, diborong semuanya. Rumah mewah, tanah berhektar-hektar, Rolls Royce terbaru, semua punya.

Dengan mobil yang masih kinyis-kinyis, plus kacamata riben, Gareng pongah menerobos jalanan Karang Kadempel. Ayah Gareng, Semar, yang berpapasan hanya bisa berkata lirih. ''Gong, itu pengusaha. Gareng lagi tidur,'' katanya mencoba menentramkan batin yang pedih. Bagong yang tak mudeng maksud romonya itu hanya melongo.

Dan pagi itu, dengan kekayaannya, Gareng bisa menyihir aktivitas pasar pagi Karang Kadempel. Semua diam, melihat pintu Rolls Royce yang terbuka pelan. Cenil Mince keluar dari mobil dengan jalan dianggun-anggunkan. Semua pedagang pasar menawarkan dagangannya. Dan semua pun diborong Gareng hingga ludes. Satu jam berlalu, dengan bagasi tetap terbuka karena penuh belanjaan, Rolls Royce kembali melaju.

''Wah, sugih tapi pecor ya,'' ujar Lik Prenjak, penjual bumbon. ''Jarene, untuk operasi kudu ke Singapur. Dite kurang kali,'' sahut Yu Saodah, rentenir. Sriwing-sriwing, Gareng menangkap obrolan para penjual itu. Mereka menertawakan Gareng yang kakinya cacat dan matanya kero. Gareng berusaha menguat-nguatkan hati.

Menjelang petang, Cenil Mince mengajak dinner ke Ngamarta Grand Mall. Dengan dandanan serba putih, Cenil Mince menggamit lengan tuxedo Gareng. Mereka pelan melintasi food court memilih menu. Mereka pun tak lagi memperhatikan langkah. Dabrus, separuh tubuh Gareng menabrak seorang cewek manis yang dirangkul cowoknya.

''Bah..macam apa pula kau, jalan liat-liat bah," emosi si cowok dengan logat Medan kental. ''Bah..Bah..abahmu apa? Ente yang salah jalur,'' sembur Gareng. Perang kata menghentikan beberapa pengunjung mall. Entah dari mana datangnya ada suara, ''Udahlah, liat tuh dia punya mata, pakein kacamata kuda baru yahuuud!" Menggelegarlah tawa di penjuru mall. Dengan wajah merah padam, Gareng setengah berlari keluar mall.

Dengan kuncuran modal Gareng juga, Yayasan Awewek Geulis bikinan Cenil Mince bisa mendatangkan Dewi Supraba (Miss Universe). Tak dinyana, aura kewibawaan Gareng dalam sambutan telah menarik simpati Dewi Supraba. Singkat cerita, dengan memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan mereka sering kencan jalan bareng. Singkat ceritanya lagi, mereka sepaham mengakhiri kisah mereka di kursi pelaminan.

Gosip tersebut terbawa angin sampai di Kayangan. Rapat pleno khusus untuk menyingkapi kasus itu diadakan. Hasilnya, sidang dewa mengutas Narada untuk menemui Gareng. Tengah malam, Narada menemui Gareng dalam mimpinya. ''Untuk mendapatkan Supraba, tidak cukup cuma kaya. Tapi harus sempurna fisiknya,'' ujar Narada. Dengan keringat dingin sak gajah-gajah, Gareng melonjat dari kursi malasnya. Rahangnya dikatupkan kuat-kuat, tubuh menggigil menahan emosi.

Cepat diputar kode angka brankas, dihitungnya nominal yang tercatat dan segera dia hubungi Dr Sang Hyang Antiboga, jagoan face-off dan modifikasi tulang nomor wahid.

''Bos..jane wajahmu dah oce. Mau diubah kaya apa lagi? Brad Pitt, Leonardo di Caprio, atau dalange wayang lindur?" tanya Dr Antaboga. ''Manut Dok, yang penting nguuanteng, kakiku lempeng. Dok, sak gini cukup?'' ujar Gareng sambil menuliskan angka nominal. Setelah dua belas jam, pintu kamar operasi terbuka. Amben dorong dengan tubuh Gareng terbaring dimasukan ICU.

Pertama yang diminta Gareng ketika tersadar adalah kaca pangilon. Gareng terseyum-senyum dan mematut-matutkan diri di depan kaca. Rasa puas tergambar jelas di wajahnya. Matanya tak kero lagi dan kakinya sempurna.

Keluar rumah sakit, Gareng bak artis sinetron. Digrumuti cewek dan dielu-elukan di mana-mana. Tak hanya Supraba, Wilutomo juga tertarik bersaing mendapat tempat di hati Gareng.

Malam dihiasi barisan bintang-bintang. Di sudut ruangan yang dipadu musik romantis. Dihiasi lilin, Gareng dan Supraba entah ngobrolin apa, asyik bercengkrama. Tiba-tiba keasikan mereka dikagetkan serombongan aparat negara tanpa seragam. Mereka menggelandang Gareng dengan alasan menjadi agen spionase internasional. Meja hijau mengantarkan Gareng ke hotel prodeo selama lima belas tahun.

Sore hari lima belas tahun kemudian, Semar, Bagong dan Petruk berkumpul. Di halaman, mereka asik berbagi tempe gembus. ''Hidup di bui pikiran bingung, makan susah, pulang tinggal tulang..," Pengamen dengan gitar bututnya yang ternyata Gareng baru keluara penjara memecah keasikan mereka.

''Reng...Reng hatimu rapuh, ketidaksempurnaan tubuhmu itu punya hikmah. Tapi, saat kamu menjual negara itu musibah," bisik Semar. Gareng nangis meraung. Sedangkan Semar melihat lagi orang di seluruh dunia direkrut jaringan internasional untuk saling menyakiti. (*)

5 Menit saja

Seorang ibu duduk di samping seorang pria di bangku dekat Taman-Main di West Coast Park pada suatu minggu pagi yang indah cerah. “Tuh.., itu putraku yang di situ,” katanya, sambil menunjuk ke arah seorang anak kecil dalam T-shirt merah yang sedang meluncur turun dipelorotan. Mata ibu itu berbinar, bangga.

“Wah, bagus sekali bocah itu,” kata bapak di sebelahnya. “Lihat anak yang sedang main ayunan di bandulan pakai T-shirt biru itu? Dia anakku,” sambungnya, memperkenalkan. Lalu, sambil melihat arloji, ia memanggil putranya. “Ayo Jack, gimana kalau kita sekarang pulang?” Jack, bocah kecil itu, setengah memelas, berkata, “Kalau lima menit lagi,boleh ya, Yahhh? Sebentar lagi Ayah, boleh kan? Cuma tambah lima menit kok,yaaa…?”

Pria itu mengangguk dan Jack meneruskan main ayunan untuk memuaskan hatinya. Menit menit berlalu, sang ayah berdiri, memanggil anaknya lagi. “Ayo, ayo, sudah waktunya berangkat?” Lagi-lagi Jack memohon, “Ayah, lima menit lagilah. Cuma lima menit tok, ya? Boleh ya, Yah?” pintanya sambil menggaruk-garuk kepalanya. Pria itu bersenyum dan berkata, “OK-lah, iyalah…”

“Wah, bapak pasti seorang ayah yang sabar,” ibu yang di sampingnya, dan melihat adegan itu, tersenyum senang dengan sikap lelaki itu. Pria itu membalas senyum, lalu berkata, “Putraku yang lebih tua, John, tahun lalu terbunuh selagi bersepeda di dekat sini, oleh sopir yang mabuk. Tahu tidak, aku tak pernah memberikan cukup waktu untuk bersama John. Sekarang apa pun ingin kuberikan demi Jack, asal saja saya bisa bersamanya biar pun hanya untuk lima menit lagi. Saya bernazar tidak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi terhadap Jack. Ia pikir, ia dapat lima menit ekstra tambahan untuk berayun, untuk terus bermain. Padahal, sebenarnya, sayalah yang memperoleh tambahan lima menit memandangi dia bermain, menikmati kebersamaan bersama dia, menikmati tawa renyah-bahagianya….”

Hidup ini bukanlah suatu lomba. Hidup ialah masalah membuat prioritas. Berikanlah pada seseorang yang kaukasihi, lima menit saja dari waktumu, dan engkau pastilah tidak akan menyesal selamanya. Prioritas apa yang Anda miliki saat ini?


sumber"catatan motivasi"

Motifasi

Berikut ini artikel untuk merubah Cara Pandang di dalam diri sendiri (Self Reframing) :

1.TAKLUKKAN DIRI SENDIRI

“Dia yang bisa menaklukkan orang lain adalah manusia kuat.
Dia yang bisa menaklukkan dirinya sendiri adalah manusia super.” (Lao Tze)
Perenungan Diri:
1. Malam hari sambil berbaring tidur, ambil waktu 1 - 2 menit.
2. Lakukan refleksi kegiatan hari ini secara cepat saja.
3. Tanyakan ke dalam diri sendiri: “Apakah masih ada emosi negatif yang tersimpan dalam diriku saat ini ?”
4. Lalu, tarik nafas yang dalam dan tahan nafas selama yang bisa Anda lakukan.
5. Bayangkan kejadian yang menimbulkan emosi negatif tersebut.
6. Buang dan lepaskan dengan menghembuskan nafas sepanjang mungkin.
7. Lanjutkan dengan bernafas perlahan saja, dan makin perlahan, sampai seluruh badan terasa rileks bak tanpa otot.
8. Diam sejenak dan ambil keputusan untuk berubah, misalnya: “Besok mau senyum aja aaah…” dan tidurlah dengan senyum… zzz…zzz…
Karena jika dengan ikhlas kita mulai bisa menaklukkan diri sendiri, maka kekalahan bukan lagi kekalahan, bukan?

2. BELAJAR DARI KEKALAHAN
“Jika Anda belajar sesuatu dari kekalahan,
sesungguhnya Anda tidak kalah” ( Zig Ziglar )
Saat Anda “merasa” kalah, lakukan berikut:
- Duduk diam dan tarik nafas panjang
- Cari penyebab kekalahan tersebut (cepat saja)
- Ambil pelajaran dari kekalahan itu
- Pejamkan mata: Tersenyumlah dan bersyukur
- Hembuskan nafas secepat mungkin
- Bangkit dan lompatlah setinggi mungkin
“Jika Anda belajar sesuatu dari kekalahan,
sesungguhnya Anda tidak kalah”
Pasti ada hikmah dari setiap kejadian, walau diberi nama “kalah”.

3. PELAUT TANGGUH …
(Bayangkan WS Rendra, ucapkan syukur dan hormat sebagai rasa kagum pada dia, masuk ke dalam diri dia dan bacakan lirik di bawah ini, bak WS Rendra)
Hidup adalah rangkaian masalah.
Jika kita melihatnya sebagai masalah.
Hidup adalah rangkaian tantangan.
Jika kita melihatnya sebagai peluang.
Tantangan penting untuk otot pikiran.
Tantangan membuat kita bertumbuh.
Tantangan membuat kita kreatif.
(baca berikut ini sambil hembuskan nafas)
Bersyukurlah jika kita mempunyai tantangan.
Karena artinya kita memiliki peluang.
(tahan nafas di perut dan baca dengan keyakinan kuat)
Ya, sebuah peluang untuk Menang.
Pepatah kuno mengatakan:
“Lautan yang tenang,
tidak menghasilkan pelaut yang tangguh”
Atasilah masalah dengan:
Tetaplah tersenyum.
Tetaplah bergandengan tangan.
Kita hanyalah berbeda, itu saja.

4. GIAT BEKERJA KUNCI SUKSES
“Tidak Ada Jalan yg Mulus utk Sukses,
Giat Bekerja Adalah Kuncinya” (George G Williams )
Perenungan Diri:
Hasil penelitian mengatakan bahwa Ketekunan, Keuletan, Kegigihan akan membuat
otot di seluruh tubuh kuat, baik otot badan, otot tangan, otot kaki, bahkan
“otot” di otak kita. Yang paling penting adalah membuat kuat Otot Pikiran kita.
“Anda tidak mungkin memahami Work Smart,
sebelum Anda memiliki mental Work Hard” (Krishnamurti)
Situasi Indonesia boleh tidak menentu,
tetapi nasib kita haruslah kita yang menentukan.
Kita cukup bergiat pada hal yang bisa kita kendalikan.

5. SIAPA YANG KAYA?
“Siapa yang kaya?
Dia yang bersukacita dengan apa yang dimilikinya.” (Benjamin Franklin)
Perenungan Diri:
Bersukacita dan bersyukur dengan apa yang kita miliki, justru akan membuat
kita semakin bertambah makmur dan sejahtera. Hukum alam semesta mengenai
sukses ini sebenarnya sederhana sekali. Kita hanya perlu keyakinan diri
saja bahwa hal ini benar.

6. CHOOSE TO BE HAPPY …
We always have a choice
We can choose to be happy
or we can choose to be grumpy
But It’s always better, smarter and wiser
to choose to be happy… (Melody Ross)

Perenungan diri: (baca dalam hati dengan tempo lambat)
“Bukankah hidup ini adalah pilihan?” (baca lebih lambat)
“Bukankah hidup ini adalah pilihan?” (baca lebih lambat lagi)
“Bukankah hidup ini adalah pilihan?”

7. SETIA PADA HAL KECIL
Bukan tindakan besar dan hebat,
yang menentukan hidup kita,
melainkan kesetiaan dalam menekuni
pekerjaan-pekerjaan kecil dan tidak berarti …. (bunda Teresa)
Perenungan Diri:
Bacalah pesan di atas berulang-ulang sampai meresap.
Bisa dengan cara pelan, sangat pelan, bahkan sangat, sangat pelan.
Boleh juga baca dalam hati dengan perasaan mantap.
Atau, diulang-ulang dalam hati untuk bagian tertentu.
“kesetiaan menekuni pekerjaan-pekerjaan kecil”
“kesetiaan menekuni pekerjaan yang tidak berarti”
Ya, memang mudah untuk dibaca, namun perlu kebesaran hati untuk mencerna.
Dan, tekad besar untuk menelannya.
Agar jadi bagian indah dalam gelora darah kita.
Karena sang musuh adalah di ego diri.
Tapi, mungkin!

8. IMPIAN PERLU UJIAN
(Baca gaya retorik Bung Karno)
kala impian membuat kita berbeda
kala cara pikir kita ditertawakan
kala senyuman kita disiniskan
kala warna semangat mulai meluntur
kala impian membuat hati bias

justru teruslah maju dan berpegang
teruslah berpegang pada impian kita
bangunlah keyakinan demi keyakinan

bukankah layang-layang terbang tinggi
karena melawan arah angin

(tarik nafas dalam dan tahan, lalu lanjutkan baca dengan keyakinan)
impian kita hanya perlu diuji
diuji untuk membangun keyakinan
(baca berikut ini sambil hembuskan nafas panjang)
keyakinan untuk mencapainya

9. TUM SPIRO, SPERO
“Tum Spiro, Spero” artinya:
“Selama Kita Bernafas, Kita Berusaha”
Buanglah kata menyerah dalam hidup ini.
Hidup ini sangat berarti, berkaryalah.
Karena kita adalah manusia, makhluk luar biasa.
Teruslah berjuang sampai nafas yang terakhir.

Sediakan waktu untuk sendiri. Untuk Diam. Untuk Meditasi. Untuk Merenung. Untuk ssst… diaaam, agar hikmah terdengar bunyinya.

Hening membuat bening…
Bening membuat jelas…

Krishnamurti

sumber,.semangat com

Inspiratif

Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.

Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.

Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tersebut. Selain memperbaiki sepeda tersebut, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.

Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja

Seorang anak berkata kepada ibunya: “Ibu hari ini sangat cantik.
Ibu menjawab: “Mengapa?
Anak menjawab: “Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah.

Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.

Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah.
Temannya berkata: “Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur.
Petani menjawab: “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku.

Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.

Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: “Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?

Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah.” Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.” Dan ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi. Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: “Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana .

Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.

Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: “Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku.”
Katak di pinggir jalan menjawab: “Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.”
Beberapa hari kemudian katak “sawah” menjenguk katak “pinggir jalan” dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.

Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.

Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya: “Mengapa engkau begitu santai?”
Dia menjawab sambil tertawa: “Karena barang bawaan saya sedikit.”

Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja


catatan inspirasi.com

Secangkir TEH SEPET: Catatan

Secangkir TEH SEPET: Catatan

Sabtu, 10 Juli 2010

Catatan

Disini hanya saya akan utarakan menurut pandangan saya tentang jodoh dalam rangka menuju pernikahan.

Jodoh merupakan salah satu dari sekian rahasia ALLOH SWT kepada makhluk-Nya di samping rejeki dan kematian.

Sering ada yang Tanya apa sih jodoh itu?

Banyak definisi tentang jodoh. Saya hanya akan menjelaskan definisi jodoh dengan pendapat pribadi saya, jadi Mungkin akan banyak unsur subyek dan ‘ngawur’ dalam definisi saya.

Jodoh, menurut saya, adalah pasangan (yg diikat dengan tali pernikahan dengan ijad qobul,), serta bersedia menemani sisa hidup kita, dalam suasana duka dan suka,saling membantu,saling membahagiakan,yang tidak hanya dalam urusan dunia namun juga urusan beribadah yang  orientasinya menuju akhirat (terutama di surga).

Pertanyaan yg akan timbul, jika ada orang yg hingga meninggal, dia tidak menikah, berarti dia tidak punya jodoh?

Untuk hal ini, saya teringat dengan ucapan salah seorang guru saya. Beliau mengatakan bahwa ALLOH SWT menciptakan (ada) orang2 yg tidak diberi jodoh di alam dunia. Bagi mereka telah disiapkan jodoh di akhirat

Saya ‘cut’ dulu untuk urusan jodoh di akhirat ini,Kini saya hendak fokus dulu pada jodoh di dunia.

Untuk menikah, tentulah mesti ada pasangannya. Nah, pasangan ini yg seringkali dianggap sebagai jodoh (termasuk pada definisi yg saya uraikan di atas).

Menemukan jodoh, sulit-sulit gampang.banyak yg menyebutkan, jodoh itu adalah orang yg kita rindukan setiap saat walau hanya bertemu sesaat.
juga yg menyebutkan, jodoh itu adalah orang yg membuat kita ingin menghabiskan sisa waktu hidup kita bersamanya. Bahkan ada yg menyebutkan, jodoh itu adalah orang yg sudah kita nikahi. Dan seterusnya, dan seterusnya.

Khusus untuk pernyataan terakhir ini, mesti lebih berhati-hati. Jika kasusnya poligami, MUNGKIN saja itu jodohnya. Tapi jika kasusnya kawin cerai, nah…itu mesti lebih dicermati sebelum mengatakan bahwa pasangan nikahnya adalah jodohnya.

Banyak cara ALLOH SWT untuk mempertemukan seseorang dengan jodohnya. yg di sekolah atau kampus kuliah (mungkin banyak yg mengalami hal ini). yg bertemu di tempat kerja, bioskop, diskotik, masjid, atau bahkan gara-gara sms,atau jaringan sosial internet spt facebook,ym twiter(hehehe ada yang ngrasa) atau malah tabrakan atau bersenggolan.

Saya tidak akan membahas cara2 bertemu jodoh, karena itu merupakan rahasia ALLOH,

Bagi laki2, kriteria jodoh (perempuan) yg hendak dia nikahi, ‘relatif mudah’ karena ada panduan dari Rasululloh SAW, dalam haditsnya yg terkenal. Rasululloh SAW menjelaskan ada 4 kriteria perempuan yg ‘boleh’ dinikahi oleh seorang laki2, yakni kecantikan, kekayaan, kehormatan (kedudukan), dan agama. Tapi nikahilah perempuan yg paling baik agamanya, karena lelaki itu akan beruntung. Hadits lengkapnya sebagai berikut:Seorang wanita dinikahi karena empat hal : karena hartanya, kecantikannya, keturunannya, dan karena agamanya. Maka pilihlah yang memiliki agama, niscaya beruntung kedua tanganmu(HR. Ahmad)


Bagi perempuan, dia juga berhak memilih lelaki yg hendak menikahinya. Meski tidak ada panduan ‘resmi’ dari Rasululloh SAW bagi perempuan, untuk kriteria calon suaminya, saya menggunakan panduan yg sama. Yakni, terimalah nikah seorang lelaki karena si lelaki taat beragama.

Lalu, kapan dong  dapet jodoh?

Tidak ada pola ataupun cara yg ‘pasti’ untuk menemukan jodoh. Banyak cara yg dialami seseorang untuk menemukan jodohnya, terserah bagaimana ALLOH SWT berkehendak, seperti yg saya tulis di atas.

Namun, karena jodoh adalah sesuatu yg berharga, hendaknya dia (dicari dan) ditemukan dengan cara dan di tempat yg baik. Menggunakan ilmu pelet, mencari jodoh di tempat dugem, atau barangkali di tempat pelacuran, jelas bukan cara mencari jodoh yg ‘dianjurkan’. Karena dg cara (dan tempat) yg ‘tidak benar’, sulitlah kiranya kita bisa menemukan hal yg baik dan benar juga.

Beberapa teman menceritakan pengalamannya. Mereka menemukan jodohnya di tempat pengajian, di kampus, di tempat kerja. Intinya tempat2 yg ‘baik’ dan jauh dari hal2 yg (secara agama) dinilai tidak baik.

Lalu, kapan dong,kita akan bertemu dg jodoh kita?

Nah, yg jelas kita mesti berusaha. Memperluas pergaulan, mencari informasi ini itu, merupakan salah satu ikhtiar kita.Dan tawakal kepada Alooh lah yang terpenting, Jika kita sudah bertemu dg seseorang yg membuat hati kita (istilahnya) ‘deg2 ser’, BISA JADI itu adalah tanda bahwa kita sudah bertemu dg jodoh kita.

Jangan lupa ber Istikhoroh,ntah diri kita yang melakukannya atau yang lebih tau (kiai atau sesepuh atau orang tua), Dan juga pertimbang
dengan keluarga,Karena Doa restu mereka yang kita harapkan..

Hehehe,,.Mungkin ini hanya catatan yang terlintas di pikiran saya saja,maka jika gak OK,yah tentunya masih amatiran,yah….daripada bengong,mkir ngalntur mikir nikah yang belum kesampean juga,,minimal saya bisa ber intropeksi diri agar bisa menemukan jodoh yang Sholikhah,entah kapan dan bagaimana,,

Thank’s buat yang mbaca,berarti anda menemani kebengongan saya,,hahaha,

Senin, 05 Juli 2010

Embun Sirih Kinasih

Catatan: Nura Khabita 
                Tajaradyapala (wanita yg sederhanaakan tetapi mampu menurunkan raja2 besar

Cinta manusia: diburu malah ngadohi -- Cinta Tuhan: diburu lewih mburu..

Secara Logis: Kalau mau menggenggam dunia ya tinggalkan dunia.. Kalau belum bisa,tandanya masih digenggam dunia...

MENINGGAL DUNIA..WAJIB.. Kalau sblum mati beneran sudah belajar meninggalkan duniawi.. Dipastikan tak ada enggan dlm indahnya kematian.. Mari belajar mumpung masih pagi... Karna tak selalu dari kita bsa menikmati

Disana dilema disini dilema.. jadi aku terkena syndrom DILEMANIA... Smga lekas sembuh..amin.

Akhirnya menitik juga.. Setetes demi setetes.. Sesungguhnya disana ataupun disini adalah sama,bumimu.. Dan aku ingin senantiasa Kau bimbing,dimanapun,kapanpun..

Persyaratan Lulus Ujian nonton sinetron: Tidak terpengaruh scra psikis dg cerita sandiwara yg dimainkan aktor...

Maaf teman2 aku punya langkah yang akan beda... Jadi Suka Suka aku... Karena sudah terbalik, aku bergantung pada kehendakNya, sdgkan kalian menggantungkan kehendakNya pada tangan dan kakimu.. Aku lara ngawak dadine... Ra kuat... Hehe

Bergegas bersyukur. . . Jangan malah mengatur. . Karna nikmatNya tak dapat diukur. . . Atau malah permintaan2mu malah membuatmu tersungkur. . .

Aku berlindung dari ketidakikhlasan yang terselubung.... Yg membuat batinku tak sehat.. Menggerogoti kesucian hati. . .

Apa iya itu sebab juga di Alquran tak pernah menyebutkan scra tekstual, wajib sunah haram makruh mubah. . . Kecuali tersirat saja. . . Subhanallah. .

Kalau mau keliling dakwah tapi berharap rupiah. . . Apa bedanya dg pengamen. . . .

Ilmuwan boleh salah ga boleh bohong, tapi PoLitikus sebaliknya.

Asik kali ya kalau berdoa, minta jodoh yg seperti ini dan ini, lalu dpertemukan, suka,istikhoroh, tak berselang lama, menikah, jadi pendekatan lbh lanjut tu stlah nikah,tanpa hrus kawatir karna smua brdasarkan istikhoroh,, hohohoho, Amien..

Yang ga distatus Yang ga didpanmata. . . Yang ga didengar telinga, mereka menceritakan bgmana cintanya. . . Tuhankuh. . . Smg hambar ini dtimpakan padaku agar tak mjadi hijab. . . Dan tariklah aku dalam samudra cintamu saja. . .


Fokus terhadap yang jelas2 sajalah. . . Dari pada waktu habis oleh hal2 tak jelas. . . . Nanti jadilah kau orang tak Jelas. . . . Toh, Segala sesuatunya sudah diatur.. "Lahuu maa fissamaawaati wamaa fil ardli..

Gerilyawan mundur selangkah bukan krn takut mati ataupun kecil hati, ttpi tunduk pada aturan

izinkan aku menikmati indahnya kematian jika telah tiba saatnya Ya Robb.... Yang membuatmu sakit ktka tdk diberi adalah karna engkau tak pahami hikmah Allah di dalamnya. . .

Ya Allah, jadikan kami Wanita2 yang selamat, dan mampu mengajak yang lain pada jalan selamat... Disinari cahayaMu agar tak tersesat dlm perjalanan yg penuh tipu daya keindahan berujung maksiyat... Allohumma Aamin..

Seharusnya dlm setiap kegagalan ada pembaharuan strategi dalam meraih cita2 bahkan pembaharuan cita2 dan dalam kegagalan bertambah lapang pula hati kita... BUKAN hadirnya kekerdilan yang membunuh asa..

Allah memang Maha Kaya.... Kekayaannya dimana mana.. Untuk siapa saja... Dan apa saja..

Mempunyai tjuan yg jelas,obyektif,rasional dan cukup menantang untk DIPERJUANGKAN



Mending darani kaya wong bodo dari pada kaya wong pinter, xaxaxa

ALLAH.. jangan jadikan aku pengumbar nafsu dan pemuja dunia. . .>

bingungnya jadi orang teliti... makin detil makin keliatan...

dan butuh KESIAPAN menerima PENGETAHUAN!! agar terhindar dari prasangka buruk yang menghalangi PENGETAHUAN selanjutnya..

ya ALLah.. terlintas tiba2 saja dalam fikirku... pengetahuanMU, "semegah apapun pestanya,dimanapun akad nikahnya,dengan yang berwajah setampan apapun,dengan orang sekaya apapun,dengan yang sepandai apapun dan setinggi apapun jabatannya... APALAH PERNIKAHAN DIMATAMU kalau akhirnya harus bercerai...

Ayolah pada bergerak dg sabar dan bergegas sebelum bangsa ini dianggap bangsa primitif dan tinggal sejarah dmasa esok.

rasa yg berhamburan. . . Lalu terbang hilang dhempas badai. . . Ku mulai tumbuhkan lagi,untuk bangsa ini

Pengin duwe bojo. . . . Tapi. . Hati belum dapat mencintai seorangpun. . . Hehehe. .

Pelajaran hari ini: memberilah dg barang yg bermanfat dan tak mudah dikenang penerima juga pemberi. .

titik ketentraman seorang manusia di dunia adalah ktka dhati mereka hanya ada Tuhan... Jadi, ketentraman tak bisa dinilai dg materi. . . Terus kenapa melulu mengejar materi? Bisa juga kita disebut menjual diri donk. .

Kalau2 ini semua hanya mimpi, smoga kenyataanya kita bangun di sorga, dari pada kita cuma mimpi di sorga dan trnyta bgun di dunia yg fana. . .

aku ingin memberimu bukan meminta padamu.. namun.. apalah arti pemberianku untukmu.. karna kau sudah terlalu lebih.. dan aku terlalu kurang untukmu..

Islam tapi tak beragama. . . . Na'udzubillah. .

Aku ingin mengadakan sekolah khusus perempuan2 visioner. . . Calon2 pendidik yg hebat untuk generasi selanjutnya. . . Didalamnya ada kurikulum pokok, "manajemen rumah tangga" dan "pendidik pertama" juga "perempuan membangun bangsa"

Aku ingin jadi ibu yang sempurna. . . Yang tak pernah disesalkan anak2ku sendiri dalam hal mendidik dari kndungan hingga dwasa. . . Aku ingin memiliki anak2 yg taqwa dan bisa berperan aktif